Simulasi Cicilan dan Jenis KUR BSI 2026 serta Syarat Pengajuan Lengkap

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:25:18 WIB
Simulasi Cicilan dan Jenis KUR BSI 2026 serta Syarat Pengajuan Lengkap

JAKARTA - Memasuki tahun 2026, kebutuhan modal usaha kembali menjadi perhatian utama pelaku UMKM. 

Salah satu opsi pembiayaan yang banyak dilirik adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah. Informasi mengenai tabel KUR BSI 2026 pun menjadi rujukan penting sebelum pelaku usaha memutuskan mengajukan pembiayaan.

Melalui skema syariah yang mengedepankan prinsip transparansi, margin yang kompetitif, serta pilihan tenor fleksibel, program ini menjadi alternatif bagi pelaku usaha yang ingin memperkuat modal kerja maupun melakukan ekspansi bisnis. Gambaran cicilan bulanan dari plafon Rp 100 juta hingga Rp 500 juta menjadi informasi awal yang krusial sebelum mengajukan permohonan.

Gambaran Umum Tabel KUR BSI 2026

Bank Syariah Indonesia pada 2026 menyediakan plafon pembiayaan KUR mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 500 juta. Untuk jenis pembiayaan tertentu, tenor cicilan tersedia hingga 48 bulan.

Besaran angsuran ditentukan oleh nominal pinjaman, jangka waktu pembayaran, serta kebijakan margin yang berlaku. Karena itu, calon debitur perlu memahami simulasi cicilan agar dapat menyesuaikan kemampuan arus kas usaha dengan kewajiban pembayaran bulanan.

Berikut simulasi tabel pinjaman KUR BSI 2026 dengan skema cicilan reguler.

Plafon Rp 100 juta
12 bulan: Rp 8.606.642
24 bulan: Rp 4.432.061
36 bulan: Rp 3.042.193

Plafon Rp 150 juta
12 bulan: Rp 12.909.964
24 bulan: Rp 6.648.091
36 bulan: Rp 4.563.290
48 bulan: Rp 3.522.754

Plafon Rp 200 juta
12 bulan: Rp 17.213.285
24 bulan: Rp 8.864.122
36 bulan: Rp 6.084.387
48 bulan: Rp 4.697.005

Simulasi Cicilan Hingga Plafon Rp 500 Juta

Untuk pelaku usaha dengan kebutuhan pembiayaan lebih besar, tersedia plafon hingga Rp 500 juta. Opsi ini umumnya masuk kategori KUR Kecil dengan tenor maksimal 48 bulan.

Plafon Rp 250 juta
12 bulan: Rp 21.516.607
24 bulan: Rp 11.080.152
36 bulan: Rp 7.605.484
48 bulan: Rp 5.871.257

Plafon Rp 300 juta
12 bulan: Rp 25.819.928
24 bulan: Rp 13.296.183
36 bulan: Rp 9.126.581
48 bulan: Rp 7.045.508

Plafon Rp 350 juta
12 bulan: Rp 30.123.250
24 bulan: Rp 15.512.213
36 bulan: Rp 10.647.678
48 bulan: Rp 8.219.760

Plafon Rp 400 juta
12 bulan: Rp 34.426.571
24 bulan: Rp 17.728.244
36 bulan: Rp 12.168.774
48 bulan: Rp 9.394.011

Plafon Rp 450 juta
12 bulan: Rp 38.729.893
24 bulan: Rp 19.944.274
36 bulan: Rp 13.689.871
48 bulan: Rp 10.568.263

Plafon Rp 500 juta
12 bulan: Rp 43.033.214
24 bulan: Rp 22.160.305
36 bulan: Rp 15.210.968
48 bulan: Rp 11.742.514

Sebagai catatan, nilai cicilan pada tabel KUR BSI 2026 dapat berubah mengikuti kebijakan resmi Bank BSI dan skema subsidi pemerintah. Karena itu, angka di atas merupakan simulasi yang dapat menjadi gambaran awal sebelum pengajuan resmi dilakukan.

Jenis KUR BSI 2026

Program KUR BSI 2026 terdiri dari beberapa kategori yang disesuaikan dengan skala dan kebutuhan usaha.

KUR Super Mikro
Ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau usaha mikro dengan kebutuhan modal terbatas.
Plafon maksimal Rp 10 juta.
Umumnya tanpa agunan.
Proses pengajuan relatif sederhana.

KUR Mikro
Diperuntukkan bagi UMKM yang telah berjalan minimal enam bulan.
Plafon Rp 10 juta–Rp 100 juta.
Cocok untuk modal kerja dan investasi ringan.
Hingga Rp 100 juta umumnya tanpa jaminan.

KUR Kecil
Ditujukan bagi pelaku usaha dengan kebutuhan pembiayaan Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.
Tenor cicilan dapat mencapai 48 bulan.

Dengan variasi jenis tersebut, pelaku UMKM dapat memilih skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas usaha.

Syarat Pengajuan KUR BSI 2026

Terdapat sejumlah persyaratan umum yang perlu dipenuhi sebelum mengajukan pembiayaan KUR BSI. Calon debitur harus berstatus WNI, berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta memiliki usaha aktif minimal enam bulan.

Selain itu, pemohon perlu melampirkan dokumen identitas diri dan legalitas usaha. Kelengkapan dokumen menjadi salah satu faktor penting dalam proses verifikasi.

Ketentuan tambahan dapat diberlakukan sesuai kebijakan bank serta jenis KUR yang diajukan. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum proses pengajuan dilakukan.

Cara Pengajuan KUR BSI 2026

Pengajuan KUR BSI 2026 dapat dilakukan melalui beberapa jalur. Calon debitur bisa memanfaatkan aplikasi Salam Digital, mendatangi kantor cabang Bank BSI, atau mengakses laman resmi https://salamdigital.bankbsi.co.id/.

Setelah formulir diisi, data pemohon akan diverifikasi oleh pihak bank. Jika dinyatakan lolos tahap administrasi, petugas akan melakukan survei usaha. Tahapan ini bertujuan memastikan usaha benar-benar aktif dan memiliki prospek pembayaran yang memadai.

Apabila seluruh proses berjalan lancar dan persyaratan terpenuhi, pencairan dana dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan memahami tabel KUR BSI 2026 secara rinci, pelaku UMKM dapat menghitung kemampuan cicilan secara lebih matang. Perencanaan keuangan yang tepat akan membantu menjaga arus kas tetap sehat sekaligus memaksimalkan manfaat pembiayaan bagi perkembangan usaha.

Terkini