Tata Punch EV Hadir, Jarak Tempuh Mencapai 468 Kilometer Per Pengisian

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:21:38 WIB
Tata Punch EV Hadir, Jarak Tempuh Mencapai 468 Kilometer Per Pengisian

JAKARTA - Pasar mobil listrik di India kembali panas dengan kehadiran Tata Punch EV 2026. 

SUV kompak ini menarik perhatian publik karena menawarkan harga awal hanya sekitar Rp185 jutaan melalui skema Battery-as-a-Service (BaaS). Dengan strategi ini, Punch EV langsung menantang mobil bensin entry-level yang selama ini menguasai segmen perkotaan.

Skema BaaS memungkinkan konsumen membeli kendaraan tanpa membayar baterai di muka. Pembayaran dilakukan berdasarkan pemakaian, sehingga harga awal mobil menjadi jauh lebih rendah. Hal ini menurunkan hambatan utama adopsi kendaraan listrik, yang selama ini sering dianggap mahal untuk pasar berkembang. 

Varian Smart dengan baterai 30 kWh dibanderol mulai ₹6,49 lakh atau setara Rp185 juta, sementara harga normal tanpa BaaS mencapai ₹9,69–12,59 lakh tergantung varian. 

Pemisahan komponen baterai yang menyumbang 30–40 persen harga total menjadi langkah kunci untuk menekan biaya awal pembelian.

Performa dan Jarak Tempuh Sesuai Kebutuhan Harian

Dari sisi teknis, Punch EV tersedia dalam dua opsi baterai, yaitu 30 kWh dan 40 kWh, dirancang untuk mobilitas harian hingga perjalanan jarak menengah. 

Berdasarkan standar pengujian ARAI, varian 30 kWh mampu menempuh hingga 365 km, sedangkan versi 40 kWh tercatat mencapai 468 km. Dalam penggunaan sehari-hari, jarak tempuh realistis berada di kisaran 270–355 km, bergantung pada gaya berkendara, beban, dan kondisi lalu lintas.

Varian Long Range dibekali motor listrik dengan tenaga sekitar 127 hp, sehingga akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar sembilan detik. 

Pengisian cepat hingga 65 kW memungkinkan baterai terisi dari 20 persen ke 80 persen dalam 26 menit, dan dalam 15 menit pengisian, jarak tempuh bertambah sekitar 135 km. Kombinasi ini membuat Punch EV cukup kompetitif untuk penggunaan perkotaan sekaligus perjalanan menengah.

Fitur Modern dan Kenyamanan Interior

Tata menargetkan konsumen muda dengan pembaruan fitur kabin. Layar sentuh mendukung wireless Android Auto dan Apple CarPlay, memperkuat kesan SUV listrik modern. 

Punch EV juga dilengkapi ventilated seats, air purifier, rain-sensing wiper, serta empat level regenerative braking melalui paddle shifter. Semua perlengkapan ini menegaskan karakter kendaraan yang nyaman dan praktis bagi pengguna perkotaan.

Aspek keselamatan juga mendapat perhatian serius. Keenam airbag, ABS dengan EBD, dan kontrol stabilitas elektronik menjadi fitur standar. 

Varian tertinggi bahkan menghadirkan kamera 360 derajat serta dudukan ISOFIX untuk kursi anak. Dimensi kompak membuat manuver di perkotaan lebih mudah, sementara ground clearance cukup untuk melewati jalan tidak rata.

Skema BaaS dan Dampak di Pasar Berkembang

Skema Battery-as-a-Service menjadi pembeda utama model bisnis Punch EV. Konsumen tidak perlu mengeluarkan dana besar di awal, melainkan membayar biaya penggunaan baterai sesuai jarak tempuh. 

Pendekatan ini dinilai sangat efektif di pasar berkembang dengan sensitivitas harga tinggi. Harga awal yang mendekati mobil bensin kecil membuat transisi ke kendaraan listrik terasa lebih realistis bagi masyarakat yang sebelumnya ragu.

Selain mengurangi biaya awal, BaaS membuka peluang bagi konsumen untuk mencoba EV tanpa komitmen besar. Hal ini juga memungkinkan produsen membangun loyalitas melalui paket layanan baterai, termasuk pemeliharaan dan penggantian ketika diperlukan. 

Pendekatan ini berpotensi meningkatkan penetrasi EV di segmen kompak yang biasanya paling sensitif terhadap harga.

Peluang Ekspansi di Asia Tenggara

Hingga Februari 2026, Tata Motors belum mengumumkan rencana resmi menghadirkan Punch EV di Indonesia. Namun tren meningkatnya permintaan EV entry-level di Asia Tenggara membuka peluang ekspansi. 

Jika strategi harga serupa diterapkan, Punch EV bisa menjadi salah satu SUV listrik termurah di pasar Indonesia. Kombinasi harga terjangkau, jarak tempuh hingga 468 km, serta fitur lengkap menjadikannya kandidat kuat di segmen EV kompak.

Dengan hadirnya Tata Punch EV, konsumen perkotaan kini memiliki pilihan kendaraan listrik yang lebih realistis. Fleksibilitas skema BaaS, jarak tempuh memadai, dan fitur modern membuat kendaraan ini relevan bagi pengguna yang ingin beralih dari mobil bensin ke EV. 

Langkah Tata Motors ini tidak hanya meningkatkan persaingan di India, tetapi juga memberikan gambaran bagaimana EV entry-level dapat diterapkan di pasar berkembang lain.

Terkini