JAKARTA - Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, kebutuhan perjalanan udara masyarakat meningkat signifikan, terutama pada rute-rute favorit untuk mudik ke kampung halaman.
Dalam situasi tersebut, kebijakan penyesuaian harga tiket menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan calon penumpang. Maskapai berbiaya hemat pun mengambil langkah strategis dengan menghadirkan stimulus tarif guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mengikuti arahan pemerintah.
PT Citilink Indonesia memberikan diskon hingga 21% untuk penerbangan Angkutan Lebaran 2026, lebih besar dari arahan pemerintah sebesar 18%. Diskon tersebut berasal dari kombinasi insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga 100%, serta penyesuaian passenger service charge (PSC) dan fuel surcharge.
Citilink melalui unggahan Instagram @citilink menyampaikan tiket diskon dapat dibeli sampai dengan 29 Maret 2026, dengan periode terbang 14—29 Maret 2026. “Tiket Lebaran makin hemat hingga 21%,” tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, tercantum tiket pesawat dari Jakarta (CGK)—Yogyakarta (YIA) dibanderol seharga Rp790.216 per orang, dari harga sebelum diskon Rp985.097. Begitu pula dengan tiket dari Banjarmasin ke Surabaya yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp1,19 juta dengan adanya diskon menjadi Rp959.510 per penumpang.
Sebelumnya, Direktur Utama Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro menyampaikan, pihaknya akan menjalankan program pemerintah, bahkan dengan penurunan hingga 21%. Sebagai contoh, harga tiket pesawat rute Jakarta—Medan yang rata-rata tarifnya senilai Rp1,9 juta, dengan adanya stimulus tersebut harga tiket akan turun menjadi Rp1,6 juta.
“Sesuai dengan arahan dari pemerintah bahwa stimulus untuk Lebaran berlaku mulai tanggal 14 sampai tanggal 29 Maret. Penurunan harga sekitar 18% sampai 21%,” ujarnya.
Dirinya menegaskan bahwa dengan keberadaan 41 pesawat yang saat ini Citilink operasikan dapat memberikan konektivitas bagi masyarakat Indonesia yang akan mudik ke kampung halaman.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, Darsito menyampaikan bahwa Citilink telah mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan sebanyak 20 penerbangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Skema Diskon dan Periode Berlaku
Program diskon tiket ini berlaku untuk pembelian hingga 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan 14—29 Maret 2026. Potongan harga berasal dari kombinasi PPN DTP hingga 100% serta penyesuaian PSC dan fuel surcharge, sehingga total penurunan harga bisa mencapai 21%.
Kebijakan ini menjadi bagian dari stimulus pemerintah untuk menjaga keterjangkauan tarif transportasi udara selama musim mudik. Dengan potongan harga yang bahkan melampaui arahan awal sebesar 18%, Citilink memberikan tambahan insentif bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan lebih awal.
Contoh Rute dan Perbandingan Harga
Beberapa rute mengalami penurunan harga signifikan setelah diskon diterapkan. Tiket Jakarta (CGK)—Yogyakarta (YIA) turun dari Rp985.097 menjadi Rp790.216 per orang. Penyesuaian ini menunjukkan selisih harga yang cukup terasa bagi calon penumpang yang bepergian bersama keluarga.
Rute Banjarmasin—Surabaya juga mengalami perubahan harga dari Rp1,19 juta menjadi Rp959.510 per penumpang. Sementara itu, untuk rute Jakarta—Medan, harga rata-rata yang sebelumnya Rp1,9 juta turun menjadi Rp1,6 juta setelah stimulus diberlakukan.
Penurunan ini mencerminkan implementasi kebijakan diskon 18% hingga 21% sesuai periode yang telah ditetapkan.
Dukungan Armada dan Tambahan Penerbangan
Dengan 41 pesawat yang saat ini dioperasikan, Citilink menyatakan kesiapan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Armada tersebut diharapkan mampu menjaga frekuensi penerbangan tetap stabil selama periode lonjakan permintaan.
Selain kesiapan armada reguler, maskapai juga telah mengajukan extra flight atau penerbangan tambahan sebanyak 20 penerbangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi antisipatif untuk menghindari kekurangan kursi pada rute-rute favorit serta menjaga kenyamanan penumpang.
Daftar Harga Tiket Setelah Diskon
Berikut daftar harga tiket Citilink setelah diskon 21%:
Surabaya—Bali Rp618.086
Pekanbaru—Batam Rp634.106
Tanjung Pandan—Jakarta (CGK) Rp735.020
Jakarta (CGK)—Semarang Rp745.132
Lombok—Surabaya Rp776.156
Jakarta (CGK)—Palembang Rp786.748
Jakarta (CGK)—Yogyakarta (YIA) Rp790.216
Solo—Jakarta (CGK) Rp840.452
Palembang—Batam Rp869.213
Pangkalpinang—Jakarta (CGK) Rp897.261
Balikpapan—Makassar Rp937.142
Tarakan—Balikpapan Rp941.478
Banjarmasin—Surabaya Rp959.510
Daftar tersebut memperlihatkan variasi tarif di berbagai rute domestik setelah penyesuaian diskon maksimal 21 persen diberlakukan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Secara keseluruhan, kebijakan diskon hingga 21% ini menjadi bagian dari dukungan maskapai terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga tiket pesawat selama musim mudik.
Dengan periode pembelian hingga 29 Maret 2026 dan masa terbang 14—29 Maret 2026, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperoleh tarif lebih terjangkau.
Melalui kombinasi stimulus harga, kesiapan armada, serta tambahan penerbangan, Citilink menargetkan kelancaran operasional sekaligus keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.
Penurunan tarif sebesar 18% hingga 21% diharapkan dapat membantu calon penumpang merencanakan mudik dengan lebih hemat tanpa mengurangi kualitas layanan penerbangan selama periode Lebaran 2026.