EMAS PERHIASAN

Info Harga Emas Perhiasan 26 Februari 2026 Termasuk Buyback Terbaru

Info Harga Emas Perhiasan 26 Februari 2026 Termasuk Buyback Terbaru
Info Harga Emas Perhiasan 26 Februari 2026 Termasuk Buyback Terbaru

JAKARTA - Harga emas perhiasan mengalami penyesuaian signifikan pada hari ini, Kamis 26 Februari 2026. 

Data dari beberapa pedagang emas ternama menunjukkan pergerakan harga yang berbeda antara penjual dan buyback, memberikan peluang sekaligus tantangan bagi para investor maupun konsumen.

Fenomena ini tidak hanya memengaruhi masyarakat yang ingin membeli perhiasan, tetapi juga para pemilik tabungan emas yang mempertimbangkan strategi penjualan atau buyback. 

Penurunan harga buyback dibandingkan harga jual membuka ruang bagi konsumen untuk membeli pada harga lebih rendah atau menjual kembali dengan perhitungan yang cermat.

Harga Emas Perhiasan di Rajaemas

Berdasarkan informasi dari Rajaemas, harga emas perhiasan 24 karat dibanderol Rp2.675.000 per gram. Sementara untuk kadar lebih rendah, seperti 5 karat, harga emas per gram dijual Rp488.000. Berikut rincian harga per gram di Rajaemas per 26 Februari 2026:

K24*: Rp2.675.000

K24: Rp2.510.000

K23: Rp2.238.000

K22: Rp2.140.000

K21: Rp2.045.000

K20: Rp1.947.000

K19: Rp1.848.000

K18: Rp1.753.000

K17: Rp1.655.000

K16: Rp1.557.000

K15: Rp1.461.000

K14: Rp1.363.000

K13: Rp1.265.000

K12: Rp1.169.000

K11: Rp1.071.000

K10: Rp973.000

K9: Rp878.000

K8: Rp779.000

K7: Rp682.000

K6: Rp585.000

K5: Rp488.000

Penurunan harga ini menjadi pertimbangan penting bagi kolektor maupun pembeli yang ingin memaksimalkan nilai emas perhiasan.

Harga Emas Perhiasan di Lakuemas

Di platform Lakuemas, harga emas 24K per gram tercatat Rp2.608.000, sementara buyback berada pada Rp2.675.000 per gram. Berikut daftar lengkap harga emas Lakuemas per 26 Februari 2026:

24K (99%): Rp2.608.000

23K: Rp2.242.000

22K: Rp2.144.000

21K: Rp2.050.000

20K: Rp1.951.000

19K: Rp1.852.000

18K: Rp1.753.000

17K: Rp1.654.000

16K: Rp1.555.000

15K: Rp1.458.000

14K: Rp1.360.000

13K: Rp1.263.000

12K: Rp1.164.000

11K: Rp1.064.000

10K: Rp967.000

9K: Rp868.000

Perbedaan harga antara Rajaemas dan Lakuemas mencerminkan dinamika pasar, termasuk biaya produksi, margin penjual, dan fluktuasi harga logam dunia.

Faktor Penurunan Harga Buyback

Harga buyback emas perhiasan yang lebih rendah daripada harga jual biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

Fluktuasi harga emas dunia
Harga emas global memengaruhi harga lokal, di mana adanya penurunan harga spot emas di pasar internasional bisa membuat buyback menyesuaikan nilai.

Kadar emas
Semakin tinggi karatnya, semakin stabil nilai emas dalam buyback. Namun, perbedaan harga antara karat tinggi dan rendah tetap signifikan karena pengaruh campuran logam lain.

Kebijakan masing-masing toko
Setiap pedagang memiliki perhitungan biaya produksi, margin keuntungan, dan risiko penyimpanan, yang memengaruhi harga buyback.

Permintaan dan penawaran
Saat permintaan tinggi, harga jual bisa meningkat lebih cepat daripada buyback, menciptakan selisih lebih lebar.

Tips bagi Konsumen dan Investor

Bagi yang ingin membeli atau menjual emas perhiasan, beberapa strategi penting meliputi:

Membandingkan harga di beberapa toko atau platform digital seperti Rajaemas dan Lakuemas.

Memperhatikan kadar emas, karena semakin tinggi karat, semakin stabil nilainya.

Memanfaatkan harga buyback yang lebih rendah sebagai kesempatan untuk investasi jangka panjang.

Memantau tren harga emas internasional sebagai acuan pergerakan harga lokal.

Menentukan tujuan pembelian, apakah untuk koleksi, investasi, atau kebutuhan pribadi.

Pergerakan harga emas perhiasan per 26 Februari 2026 menunjukkan dinamika pasar yang harus dipahami oleh pembeli maupun penjual. Buyback yang lebih rendah dari harga jual memberi peluang sekaligus tantangan dalam menentukan strategi investasi. 

Dengan memperhatikan faktor kadar emas, harga global, dan perbandingan antar toko, masyarakat dapat membuat keputusan lebih bijak terkait pembelian atau penjualan emas perhiasan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index