Ramadan 2026

Dinkes Surabaya Sesuaikan Jam Operasional Puskesmas Guna Jamin Layanan Selama Ramadan

Dinkes Surabaya Sesuaikan Jam Operasional Puskesmas Guna Jamin Layanan Selama Ramadan
Dinkes Surabaya Sesuaikan Jam Operasional Puskesmas Guna Jamin Layanan Selama Ramadan

JAKARTA - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan melakukan penyesuaian jadwal operasional seluruh Puskesmas demi menjaga kualitas pelayanan medis kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Kebijakan ini diambil untuk menyelaraskan jam kerja aparatur sipil negara dengan ibadah puasa tanpa sedikit pun mengurangi standar pelayanan kesehatan yang selama ini telah berjalan maksimal harian.

Pada hari Jumat 27 Februari 2026, pihak Dinas Kesehatan memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan tetap siaga melayani warga yang membutuhkan pertolongan medis secara cepat.

Detail Jadwal Operasional Puskesmas Surabaya Selama Bulan Suci Ramadan

Penyesuaian waktu pelayanan mencakup perubahan jam buka dan jam tutup loket pendaftaran yang berlaku di seluruh wilayah Surabaya untuk memberikan kenyamanan bagi pasien maupun petugas medis harian.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya menetapkan bahwa pada hari Senin hingga Kamis pelayanan akan dimulai sejak pagi hari dengan waktu istirahat yang telah diatur sedemikian rupa agar tetap efektif.

Khusus untuk hari Jumat 27 Februari 2026, jadwal operasional akan berakhir lebih awal guna menghormati pelaksanaan ibadah salat Jumat bagi para pegawai pria yang bertugas di fasilitas kesehatan tersebut.

Komitmen Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Meski Ada Perubahan Jam

Meskipun terdapat pergeseran waktu kerja, Dinas Kesehatan menjamin bahwa ketersediaan obat-obatan serta tenaga dokter spesialis maupun dokter umum tetap terpenuhi sesuai dengan standar prosedur operasional perusahaan.

Warga diimbau untuk memperhatikan jadwal terbaru ini agar proses pemeriksaan kesehatan dapat berjalan lancar tanpa harus menunggu terlalu lama di ruang tunggu puskesmas yang telah disediakan pemerintah.

Informasi mengenai perubahan jadwal ini telah disosialisasikan secara masif pada Jumat 27 Februari 2026 melalui berbagai kanal komunikasi resmi milik Pemerintah Kota Surabaya agar diketahui seluruh lapisan masyarakat.

Kesiapan Layanan Kegawatdaruratan Dan Puskesmas Rawat Inap Surabaya

Bagi puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap, pelayanan unit gawat darurat tetap akan beroperasi selama 24 jam penuh tanpa ada pengurangan personel sedikit pun selama bulan puasa berlangsung.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kasus medis darurat yang memerlukan penanganan segera di malam hari saat warga sedang menjalankan ibadah maupun beristirahat setelah seharian berpuasa rutin.

Dinas Kesehatan pada Jumat 27 Februari 2026 terus memantau kesiapan alat medis dan ambulans di setiap titik puskesmas agar mobilitas pasien rujukan ke rumah sakit besar tidak mengalami kendala.

Pengaturan Shift Kerja Tenaga Medis Demi Menjaga Kualitas Layanan

Manajemen setiap puskesmas di Surabaya telah menyusun skema pembagian kerja yang adil bagi seluruh staf agar kondisi fisik para pejuang kesehatan tetap prima selama menjalankan ibadah puasa harian.

Keseimbangan antara kewajiban profesional dan kebutuhan spiritual pegawai menjadi perhatian utama pemerintah kota guna mencegah terjadinya kelelahan kerja yang dapat menurunkan tingkat keramahan pelayanan kepada masyarakat umum.

Evaluasi terhadap efektivitas jam operasional baru ini akan dilakukan secara berkala pada Jumat 27 Februari 2026 untuk memastikan tidak ada penumpukan antrean pasien yang berarti di loket-loket pendaftaran puskesmas.

Himbauan Bagi Masyarakat Dalam Mengakses Fasilitas Kesehatan Daerah

Pemerintah Kota Surabaya menyarankan agar warga memanfaatkan layanan pendaftaran daring atau online untuk meminimalisir kontak fisik dan mempercepat proses administrasi saat berkunjung ke puskesmas terdekat di wilayahnya masing-masing.

Penggunaan teknologi informasi dalam sistem kesehatan daerah terbukti sangat membantu dalam mengatur arus kunjungan pasien sehingga suasana di dalam puskesmas tetap kondusif dan nyaman bagi para lansia.

Harapannya, melalui penyesuaian yang diumumkan pada Jumat 27 Februari 2026 ini, seluruh warga Surabaya dapat tetap menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang sembari tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang sangat memadai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index